August 1st, 2011 | 1 Comment
Kali ini galeribogor menampilkan beberapa mesjid yang biasa ramai di kunjungi untuk beribadah, dari segi bentuk dan sejarahnya, perlahan foto dari beberapa mesjid ini akan segera di lengkapi sejalan dengan proses.
Mesjid Raya : Mesjid Raya Bogor dibangun pada tahun 1970 selesai tahun 1979 dengan arsitek FX. Silaban dilengkapi dengan gedung Pusat Pengembangan dan Pengkajian Islam Bogor dilengkapi denagn sarana perpustakaan umum.
Mesjid Agung: Mesjid ini terletak di Jl. Dewi Sartika, Bogor. Lokasinya strategis karena dekat dengan Stasiun Kereta Api bogor. Masjid ini dibangun tahun 1987 oleh tokok-tokoh masyarakat Bogor dan pemerintah kota waktu itu. Masjid ini berdiri di atas lahan selua 3.000 m2.
Mesjid Andalusia: Berada di Kompleks Andalusia Islamic Center (AIC) di Sentul City, Mesjid dan kompleks Islamic Center ini digagas oleh Yayasan Tazkia yang dipimpin oleh M. Syafii Antonio
Mesjid At-Taufiq: Berada di jl paledang. Bogor
Masjid Agung At Thoriyah: Merupakan mesjid agung pertama yang dibangun dan berdiri diwilayah Bogor Raya ini, karena saat itu belum ada pembagian wilayah kekuasan antara pemerintah Kota Bogor dengan pemerintah Kabupaten Bogor dan kediaman Bupati Bogor masa lalu.
Masjid Al Juman: di renovasi total tahun 1998 dengan Swadaya masyarakat, luas bangunan lantai bawah 187 m2, lantai atas 119 m2, berdiri diatas tanah 400 m2, dilengkapi dengan kantor DKM dan tempat parkir yang cukup luas dan dapat mengumpulkan 500 jamaah
Mesjid jami al muhibbin: Berada di jalan Aut Bogor
Masjid Atta’awun: Diresmikan pada tahun 1997 oleh Gubenur Jawa Barat R Nuriana, keberadaannya Jalan Raya Puncak – Bogor Puncak, Cisarua Bogor, dikelilingi hamparan kebun teh menambah indah dan nyamannya berada di mesjid ini, udara sejuk dan pemandangan yang indah
-
Mesjid_Atta'Awun
http://galeribogor.net/wp-content/uploads/2011/08/Mesjid_AttaAwun.jpg
-
mesjid atta'awun diantara kebun teh
http://galeribogor.net/wp-content/uploads/2011/08/mesjid-attaawun-diantara-kebun-teh.jpg
-
Masjid Muammar Qaddafy, Sentul, Bogor
http://galeribogor.net/wp-content/uploads/2011/08/IMG_6411.jpg
Masjid Muammar Qaddafi berlokasi di desa Cipambuan, Sentul, Kecamatan Babakan Madang, kabupaten Bogor, provinsi Jawa Barat. Berada di dalam komplek perumahan Az-Zikra, komplek perumahan islami yang di gagas oleh pimpinan majlis dzikir Az-Zikra, ustadz Arifin Ilham.
embangunan tahap pertama Masjid dan Gaddafi Islamic Center di Sentul Selatan, Bogor selesai dikerjakan pada bulan Februari 2009. Qadafi Islamic Center yang menjadi pusat dakwah Islam itu dibangun di atas lahan seluas 12.600 meter persegi terdiri dari bangunan Masjid, convention hall serta lengkap dengan menara setinggi 57 meter dan dilengkapi dengan lift dan air mancur. Masjid berlantai tiga ini sanggup menampung 22 ribu jemaah sekaligus.
Keseluruhan biaya pembangunan masjid ini ditanggung oleh World Islamic Call Society (WICS) organisasi dakwah Islam dunia yang berpusat di Tripoli, Libya. Pembangunan tahap pertama menelan biaya sebesar Rp 36,9 miliar. Pembangunan tahap kedua, dianggarkan dana sebesar Rp 23 miliar, untuk membangun taman, area parkir, serta pesantren. Selain itu, pusat kegiatan umat Islam itu juga dilengkapi dengan payung yang serupa dengan yang ada di Masjid Nabawi Madinah, sebagai tempat tambahan bagi peserta majelis zikir yang tak tertampung di dalam masjid.
sumber :http://bujangmasjid.blogspot.com/2011/02/masjid-muammar-qaddafy-sentul-bogor.html
-
Mesjid raya Bogor
http://galeribogor.net/wp-content/uploads/2011/08/DSC_8349.jpg
Mesjid Raya Bogor dibangun pada tahun 1970 selesai tahun 1979 dengan arsitek FX. Silaban dilengkapi dengan gedung Pusat Pengembangan dan Pengkajian Islam Bogor dilengkapi denagn sarana perpustakaan umum.
-
Mesjid Agung
http://galeribogor.net/wp-content/uploads/2011/08/DSC_8149.jpg
-
Mesjid raya bogor
http://galeribogor.net/wp-content/uploads/2011/08/DSC_6633.jpg
Mesjid Raya Bogor dibangun pada tahun 1970 selesai tahun 1979 dengan arsitek FX. Silaban dilengkapi dengan gedung Pusat Pengembangan dan Pengkajian Islam Bogor dilengkapi denagn sarana perpustakaan umum.
-
Mesjid raya bogor
http://galeribogor.net/wp-content/uploads/2011/08/DSC_6630.jpg
Mesjid Raya Bogor dibangun pada tahun 1970 selesai tahun 1979 dengan arsitek FX. Silaban dilengkapi dengan gedung Pusat Pengembangan dan Pengkajian Islam Bogor dilengkapi denagn sarana perpustakaan umum.
-
Mesjid raya bogor
http://galeribogor.net/wp-content/uploads/2011/08/DSC_6628.jpg
Mesjid Raya Bogor dibangun pada tahun 1970 selesai tahun 1979 dengan arsitek FX. Silaban dilengkapi dengan gedung Pusat Pengembangan dan Pengkajian Islam Bogor dilengkapi denagn sarana perpustakaan umum.
-
Mesjid Andalusia
http://galeribogor.net/wp-content/uploads/2011/08/DSC_4589.jpg
Masjid ini bernama Masjid Andalusia. Berada di Kompleks Andalusia Islamic Center (AIC) di Sentul City
Masjid dan kompleks Islamic Center ini digagas oleh Yayasan Tazkia yang dipimpin oleh M. Syafii Antonio (beliau adalah seorang mu’alaf yang merupakan pakar ekonomi syariah). Di dalam website tazkia.ac.id, beliau menyampaikan bahwa pembangunan Andalusia Islamic Center ini terinspirasi akan kejayaan peradaban kekhalifahan islam di Andalusia. Selain kemakmuran rakyat di wilayah tersebut pada waktu itu, kesuksesan mencetak ribuan ilmuwan muslim di berbagai bidang adalah menjadi inspirasi utama.
AIC diharapkan bisa wadah pendidikan dan pencerahan umat Islam di Indonesia, khususnya di Jadebotabek. Keberadaannya, sebagai oase spiritual dan intelektual yang dilandasi nilai-nilai Islam yang sejuk, damai, ramah, progresif, mendorong kemajuan ekonomi dan bisnis sebagai bagian dari ibadah, serta pemberdayaan umat berwawasan rahmatan lil ‘aalamiin.
sumber : http://2dheart.wordpress.com/2010/04/12/masjid-andalusia-islamic-center-sentul-city/
-
Mesjid Andalusia
http://galeribogor.net/wp-content/uploads/2011/08/DSC_4588.jpg
Masjid ini bernama Masjid Andalusia. Berada di Kompleks Andalusia Islamic Center (AIC) di Sentul City
Masjid dan kompleks Islamic Center ini digagas oleh Yayasan Tazkia yang dipimpin oleh M. Syafii Antonio (beliau adalah seorang mu’alaf yang merupakan pakar ekonomi syariah). Di dalam website tazkia.ac.id, beliau menyampaikan bahwa pembangunan Andalusia Islamic Center ini terinspirasi akan kejayaan peradaban kekhalifahan islam di Andalusia. Selain kemakmuran rakyat di wilayah tersebut pada waktu itu, kesuksesan mencetak ribuan ilmuwan muslim di berbagai bidang adalah menjadi inspirasi utama.
AIC diharapkan bisa wadah pendidikan dan pencerahan umat Islam di Indonesia, khususnya di Jadebotabek. Keberadaannya, sebagai oase spiritual dan intelektual yang dilandasi nilai-nilai Islam yang sejuk, damai, ramah, progresif, mendorong kemajuan ekonomi dan bisnis sebagai bagian dari ibadah, serta pemberdayaan umat berwawasan rahmatan lil ‘aalamiin.
sumber : http://2dheart.wordpress.com/2010/04/12/masjid-andalusia-islamic-center-sentul-city/
-
Masjid At-Taufiq
http://galeribogor.net/wp-content/uploads/2011/08/DSC_3928.jpg
Masjid At-Taufiq Paledang. jl paledang. Bogor
-
Masjid At-Taufiq
http://galeribogor.net/wp-content/uploads/2011/08/DSC_3926.jpg
Masjid At-Taufiq Paledang. jl paledang. Bogor
-
Masjid Agung At Thoriyah
http://galeribogor.net/wp-content/uploads/2011/08/DSC_3917.jpg
Masjid Agung At Thoriyah ini merupakan masjid agung pertama yang dibangun dan berdiri diwilayah Bogor Raya ini, karena saat itu belum ada pembagian wilayah kekuasan antara pemerintah Kota Bogor dengan pemerintah Kabupaten Bogor dan kediaman Bupati Bogor masa lalu.
Bentuk awal bangunan Masjid Agung Empang mirip sebuah panggung dari sebuah pondok pesantren (pontren) dengan gaya bangunan jawa, yang berkncup diatas atapnya tampak sederhana. Adanya menara dan sebuah tanda bulan bintang yang menjadi pertanda kalau bangunan itu adalah sebuah masjid. Namun karena perubahan zaman menjadikan bentuk masjid mengalami banyak perubahan sesuai dengan kebutuhan. Masjid Agung Empang ini diberi nama “At- Thohiriyah” diambil dari nama Rd.Haji Moehammad Thohir yang wafat pada tahun 1845. Masjid ini dibangun diatas tanah seluas kl.5.509 M2 dengan luas bangunan masjid pada waktu itu plus sarana lain serta halamannya total 1.285 m2, areal tanah masjid sendiri kl.2.605 m2 sedangkan luas tanah wakaf alun – alun kl.2,904 m2.
Pada masa itu kedudukan Bupati Bogor selain sebagai pemimpin pemerintahan juga sebaai pimpinan kegiatan agama islam di Bogor, yang salah satu diantaranya adalah Dalem Soerya Winata alias R.H Moh.Sirodz beliau selain dikenal sebagai bupati juga dikenal sebagai seorang ulama pimpinan Ummat Islam di Bogor.
Masjid Agung Empang Bogor sendiri dibangun oleh RH Moehammad Thohir, cucu Dalem Cikundul Cianjur (R.Arya Wiratanu Datar II) yang telah mewakafkan tanahnya pada Masjid Agung Empang tsb. Tahun 1817. Pembangunan masjid dilanjutkan oleh salah satu putranya yaitu R.Adipati Wiranata (Dalem Wiranata/Dalem Sepuh) Bupati Bogor tahun 1849, yang wafat di Mekah. Kemudian disempurnakan pembangunannya oleh salah sau cucunya R.Adipati Soeriya Winata alias RH Muhammad Sirodz – Bupati Bogor tahun 1875 yang dikenal dengan sebutan “Dalem Sholawat”, wafat pada 13-05-1872.
Pemeliharaan atau pemugaran Masjid Agung Empang juga diteruskan oleh generasi berikutnya. Dari Dalem Sholawat ke salah satu putranya yakni R.Muhammad Sholeh (Wafat di purwakarta pada 09-05-1923), terus berlanjut kepada salah satu putranya yakni R.Ace Padmanagara Abdul Qodir/Mama Ace. Sampai akhirnya kepada generasi sekarang pembangunan/renovasi, kemakmuran dan pemeliharaan Masjid ini dilaksanakan oleh Yayasan Masjid Agung Empang At Thohiriyah Wiranata.
Tanah wakaf Alun-alun Empang dan masjid Agung Empang, adalah merupakan Tanah Wakaf yang berasal dari wakif RHM Thohir, ayahanda dari R.Adipati Wiranata (Regent/Bupati Bogor yang pertama) dan untuk mengenang jasa-jasanya dibentuklah Badan Hukum Yayasan Masjid Agung Empang Bogor At Thohiriyah untuk mengurus dan mengelola tanah wakaf tsb. Secara lebih luas lagi.
Sejak tahun 2008 menyesuaikan diri dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku yaitu Undang-undang No.41 tahun 2004 tentang wakaf serta peraturan pemerintah No. 42 tahun 2006 tentah pelaksanaan Wakaf. Selain itu melalui keputusan rapat para pengurus telah sepakat untuk menggabungkan kedua yayasan tsb.menjadi satu nama yaitu Yayasan At-Thoririyah Wiranata yang telah memperoleh pengesahan dari Departemen Hukun dan HAM RI dan juga telah resmi tercatat dalam Tambahan Berita Negara RI No.32 tanggal 18 April 2008.
Melihat nilai sejarah yang dikandungnya, dengan usia Masjid sekarang kl.194 tahun kiranya perlu mendapat perhatian semua pihak untuk memelihara keagungan Masjid tsb. Sebagai “heitage” warisan para pendahulu/Orang tua kita pada masa lalu dan merupakan salah satu ikon Masjid bersejarah serta memliliki nilai Cagar budaya di Kota Bogor khususnya.
Kondisi Fisik Bangunan Masjid
Bangunan Masjid ini berada diwilayah Rt.01 Rw.11 Kelurahan Empang Kecamatan Bogor selatan saat ini secara struktural dibawah Yayasa At Thohiriyah Wiranata. Secara umum bentuk fisik dari gedung Masjid masih cukup baik, apalagi setelah ada beberapa donatur baik dari per-orangan maupun dari instansi yang turut serta merehab/merenovasi bangunan Masjid sehingga seperti kondisi sekarang.
Posisi bangunan Masjid berbatasan dengan perumahan pendukuk disebelah barat dan selatan, sedangkan disebelah utara dan timur Masjid adalah jalan raya da alun-alun. Bangunan Masjid terbagi atas 3(tiga) bagian. Sayap kiri sebagai tempat wudhu, gudang, dan ruangan bekas TK perwanida (sekarang digunakan sebagai sekretariat/kantor Yayasan At Thoriyah Wiranata dan Kantor DKM). Bangunan Tanah/Induk sebagai ruang utama bangunan Masjid berbentuk Aula/ruangan terbuka berukuran kl.20 x 50 m2 dengan 4 (empat) tiang besar penyangga sebagai pusat aktifitas ibadah sholat dan ruang ganti khotib jum’at.
Sedangkan Sayap Kanan digunakan untuk aktifitas Madrasah Diniyah Majelis Ta’lim dan Perpustakaan yang secara umum dapat dinikmati oleh warga sekitar/pengunjung Masjid.Bangunan di Sayap kanan juga sebagai tempat wudhu, MCK dan gudang serta sebagai penghubung diantara dua bangunan (Sayap kanan dan tengah). Sesuai dengan harapan DKM periode 2008-2013 yang juga sebagai Ketua Panitia Renovasi/Pembangunan Masjid, perlunya dilanjutkan pembangunan tsb. Dipriotaskan pada bagian atas Masjid (Plafond dan Kubah). Walaupun dengan segala keterbatasan dan hambatas didalam peningkatan mutu pelayanan Masjid, alhamdulillah telah ada peningkatan sarana fisik (bangunan) dan mebuatnya menjadi jauh lebih layak untuk sholat serta kegiatan sosial keagamaan.
Alun-alun Empang
Pada zaman dahulu Plaza / lapangan terbuka seperti ini bagi masyarakat kita lebih dikenal dengan nama alun-alun. Sperti halnya Alun-alun Empang dengan ciri khasnya ada pohon beringin besar dan dilkelilingi oleh Masjid Agung, Kantor Agama tempo doeloe, toko-toko kecil yang menjual makanan, busana muslim dsb. Barangkali sebaiknya ada tugu bersejarah/monumen ataupun air mancur yang juga menjadi ikon Bogor Selatan sebuah tepat berkumpul masyarakat untuk berbagai kegiatan didalamnya seperti berolah raga ringan, atau tempat penyelenggaraan pameran, pasar ramadhan, takbir akbar dan pertunjukan kesenian yang bernuansa islam (Kasidahan, Nasid, Maramis dsb.)
Adapun Alun-alun Empang yang berada tepat dimuka Masjid yang seharusnya mendukung keagungan dan kemegahan, kesucian Masjid ternyata malahan kondisinya dewasa ini sangat memprihatinkan. Kondisinya saat ini menunjukan adanya kesan sangat kotor, becek, kurang terplihara, penggunaan yang tidak pada semestinya yaitu sebagai tempat/mangkal pedagang kaki lima, pedagang mobil bekas, pasar bayangan bagi pedagang kambing dan terminal bayangan bagi angkot serta jasa angkutan barang dsb. Dengan melihat dan memperhatikan kondisi tsb. Perlu mendapat perhatian yang sungguh-sungguh dari kita semua. DKM Masjid Agung Empang, maupun Yayasan ATW tidak mempunyai kemampuan dan wewenang untuk menata dan menertibkannya, maka sangat diharapkan kepada Pemerintah Kota Bogor untuk dapat mencurahkan perhatian dan bantuannya. Harapan kami dan kita semua khususnya warga Bogor, kondisi Alun-alun Empang dimasa datang adalah sebuah taman lingkungan yang tertib, bersih, indah nyaman dan aman yang mendukung keagungan serta kesucian juga kemegahan Masjid Agung Empang.
Sehingga nantinya bukan saja masyarakat empang pada khususya tetapi juga masyarakat Kota Bogor pada umumnya dapat menikmati dan memanfaatkannya sebagai sarana rekreasi, wisata kuliner, oleh-oleh khas Mekah/Haji, sebagai tempat ngabuburit di bulan Ramadhan, kuliner jajanan /tajil buka puasa dsb.
Bahkan pada sata-saat tertentu / hari besar Islam, misalnya Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha, yang biasanya jumlah pengunjung sholat meluap tidak tertampung diruangan dalam Masjid, maka lokasi Alun-alun /taman dapat dimanfaatkan sebagai tempat barisan shaf sambungan dari shaf sholat yang ada dalam Masjid.
Mari saudara-saudaraku kita bangun Masjid dan Alun-alun Empang Bogor, yang mau infak dan shodaqoh jariyah silahkan kontak melalui alamat Sekretariat Yayasan Sekretariat/Kantor Yayasan At Thoriyah Wiranata, Jalan RHM. Thohir No. 1 Bogor.
sumber: http://azwir.net/atthohiriyah-masjid-pertama-di-kota-bogor/
-
masjid jami al juman bogor
http://galeribogor.net/wp-content/uploads/2011/08/DSC_3912.jpg
Masjid Al Juman di renovasi total tahun 1998 dengan Swadaya masyarakat, luas bangunan lantai bawah 187 m2, lantai atas 119 m2, berdiri diatas tanah 400 m2, dilengkapi dengan kantor DKM dan tempat parkir yang cukup luas dan dapat mengumpulkan 500 jamaah
-
masjid jami al muhibbin bogor
http://galeribogor.net/wp-content/uploads/2011/08/DSC_3869.jpg
mesjid ini terletak di dekat jalan aut bogor
-
-
masjid jami al muhibbin bogor
-
-
masjid jami al juman bogor
-
-
Masjid Agung At Thoriyah
-
-
Masjid At-Taufiq
-
-
Masjid At-Taufiq
-
-
mesjid Andalusia
-
-
Mesjid Andalusia
-
-
Mesjid raya bogor
-
-
Mesjid raya bogor
-
-
Mesjid raya bogor
-
-
Mesjid agung
-
-
Mesjid raya Bogor
-
-
Masjid Muammar Qaddafy, Sentul, Bogor
-
-
Mesjid_Atta’Awun
-
-
Mesjid_Atta’Awun
Filed under: Tempat Ibadah · Tags: mesjid di bogor
Saya mau tanya, dari terminal baranangsiang ke masjid Qadafi Sentul Selatan itu kendaraan umumnya apa ya?
Saya mau ke sana, tpi tidak ada kendaraan pribadi dan saya juga baru menetap di Bogor..
Mohon bantuannya, trims.